Senin, 30 Januari 2012

Disini aku tuliskan tentang  panduan dalam menghadapi keadaan bila mana kita dihina, kenapa topik kali ini bertepatan dengan keadaan dimana kali ini topik inilah yang paling tepat untuk menggambarkan bagaimana lidah mulut seseorang itu mudah sekali terlontar dan menyakiti perasaan orang lain. Seperti  yang pernah sahabat saya katakan kepada saya waktu itu lebih baik mana tajamnya pisau atau tajamnya lidah?? Dia menjelaskan jika tajamnya pisau kita terluka dan masih bisa disembuhkan, sedangkan tajamnya lidah/ucapan? sekali ucapan itu menyakiti hati maka tak akan obat yang mampu menahan rasa sakitnya.

Sebenarnya artikel ini saya searching di google dan akhirnya menemukan artikel ini dimana pada saat itu saya sedang dalam keadaan yang sepatutnya saya untuk lekas bangkit dan kembali bersemangat dari beberapa yang sangat mencintai saya karena prestasi saya sehingga mereka membicarakan saya kesana kesini dengan berbagai macam anggapan dan cercaan, serta tak jarang dari mereka yang melebih lebihkan fakta dan menutup fakta yang sesungguhnya menjadi seakan-akan fakta. 
Apalah daya yang dapat saya lakukan hanyalah diam diam diam dan tetap sabaar terus sabar, ikhlas dan ikhlas da juga memiliki hati yang sangat lapang untuk menerima semua ujian ini.Dan yang selalu sahabat-sahabatku ingatkan istighfar jangan pernah putus. Itu sebuah kekuatan yang Allah Rakhmatkan untuk ku mempunyai sahabat-sahabat seperti mereka.
Namun tak jarang ketika benar-benar merasa dalam jurang kelemahan dan ketidakberdayaan menapakkan kaki sendirian saya membutuhkan sahabat-sahabat terbaik saya yang dengan sabar, ikhlas, besar hati, tangan terbuka menerima dan memelukku dengan kasih mereka. Rasa bahagia ku pun tercurah ketika benar-benar diantara mereka semualah saya merasa memiliki keluarga besar, memiliki tumpuan untuk bersandar yang memberiku semangat untuk kembali mengobarkan semangat yang tak putus yang terpancar dalam wajah riang ini.
 
Inilah sedikit panduan dalam menghadapi keadaan bila mana kita dihina antaranya ialah:
  1. Orang yang menghina kita dengan menggunakan perkataan yang teruk (Contohnya bangang, bodoh, gedik dan sebagainya) sebenarnya sedang mendoakan keburukan itu untuk dirinya, suami atau isteri mereka, ahli keluarga, adik-beradik dan lebih parah lagi sebenarnya mereka mendoakan untuk anak-anak mereka. Nauzubillah.. 
  2. Sebenarnya cacian dan hinaan yang dilemparkan itu adalah RAHMAT daripada ALLAH. Kenapa? Sebab setiap hinaan yang dilontarkan kepada kita adalah penghapus bagi setiap dosa-dosa kita semalam. Lebih beruntung lagi kita akan dapat banyak pahala percuma. (Tapi dengan syarat kita kena sabar dengan apa yang berlaku) 
  3. Ingatlah bahawa ada HIKMAH di sebalik setiap dugaan dan cabaran yang kita hadapi. Sebenarnya Allah hendakkan hamba-Nya kembali kepada-Nya. Mengadu kepada-Nya lantaran sebelum ini kita semakin jauh, lalai dan lupa kepada-Nya.
  4. Bila kita difitnah, kita akan tak dapat tidur malam lantaran memikirkan tentang fitnah yang dilontarkan kepada kita. Maka, kita dengan sendirinya akan bangun bertahajud setiap malam mohon kepada Allah agar diberi ketenangan, kemaafan dan keampunan dari-Nya sepanjang hidup ini.Kesan daripada itu (Sentiasa bertahajud selalu), hati akan menjadi semakin tenang dan bahagia walaupun dikelilingi orang yang sentiasa mencari salah kita dan orang yang tidak mahu memandang wajah kita. 
  5.  HIKMAH dan REZEKI yang melimpah ruah menanti kita di sebalik ujian tersebut. Contohnya Allah permudahkan segala urusan kita. Allah pertemukan kita dengan rakan-rakan yang mulia hatinya, rakan-rakan yang boleh membantu kita menjana ekonomi kita dengan lebih mantap, pasangan yang memahami dan menyayangi kita dengan sepenuh hatinya, anak-anak yang baik, keluarga yang memahami dan pelbagai lagi.
  6.  Kita juga akan menemui dan dapat menilai siapa sahabat kita yang sebenar dan siapa musuh kita. Cara dan gaya hidup kita pun mungkin akan berubah ke arah lebih baik dan lebih bermotivasi. Mungkin sebelum ni kita susah nak baca buku-buku yang bermanfaat. Mungkin kita juga berpeluang mengenali tokoh-tokoh motivasi yang hebat yang terkenal di seluruh dunia. (Contoh : Dr Aidh Abdullah Al-Qarni, Imam Ghazali dan lain-lain). Selain itu, kita juga akan mampu untuk menjadikan diri kita insan yang sangat kuat, tabah, sabar dan mengubah seluruh pemikiran dan idea kita selama ni.
Pendek kata, apa yang berlaku pada kita walaupun buruk pada pandangan manusia, namun sebaliknya pada pandangan Allah. Fikirkanlah bahawa semua yang berlaku adalah RAHMAT ALLAH. Insya-Allah hidup kita lebih tenang, bahagia dan sangat matang. Insya-Allah.




sumber: http://taarrufllallahi.blogspot.com/2011/04/bila-diri-dihina.html